Hai semuanya, salam kenal! Namaku Eko Ramaditya Adikara (Rama)!
Satu hal yang mungkin perlu dicatat, aku seorang tunanetra yang gemar ber-komputer, jadi netter khususnya.
Saat ini aku bekerja sebagai jurnalis untuk Detikinet (www.detikinet.com), Mobile Magazine (www.3g-indonesia.com), dan Mitra Netra News Online (www.mitranetra.or.id). Aku juga bekerja sebagai pembuat musik game untuk Divinekids Associates (www.divinekids.com).
Cuplikan: Tulisan Pertamaku (www.ramaditya.com)
++++++++++
…..Seharian tadi, aku benar-benar ”kerja” online di depan layar komputer. Mempersiapkan toko online Campanye.com yang sudah lama aku ingin mewujudkan. Aku diskusi chatting sama Ito–dari Bimasolusindo-Jakarta, diskusi bagaimana webstore ini menjadi menarik dan marketable. Diskusi yang panjang dan mengasikkan, Ito lumayan untuk diajak berdiskusi, mengerti apa yang aku inginkan. Tadi pagi bangun tidur, aku menemukan slogan untuk CC (baca; campanye.com),lumayan sebagai bahasa marketing: “To Be Leader,Start Here!”. Aku minta pendapat Ito, bagaimana dengan slogan itu? Ia mengusulkan bagaimana kalau dirubah begini: “First Step To Be a Leader”, dengan alasan bla bla…. (aku tetap pilih yang pertama: lebih energik dan bombastis, lebih hangat untuk meraih pasar, tapi aku sangat senang Ito dengan cerdas bisa “melayani” dan mengerti alur keinginanku)
………Jam 14.00, Ym-ku kedatangan tamu dari member milis TDAFOOD@yahoogroups.com namanya Edy Gunawan. Ia saat ini lagi menyelesaikan pekerjaan pembangunan rel kereta api di Orrison, sebuah kota Orisson India Selatan. Sudah setahun dia kerja meninggalkan tanah air. Istrinya, membuka outlet pempek Palembang http://pempekbintuk.blogspot.com/. Melihat gambar disitus tersebut, aku ngiler kepingin mencicipinya, karena aku paling suka makanan khas itu, kalau aku di Palembang pasti menyempatkan diri cari pempek Pak Raden yang terkenal itu. Tapi, rasanya melihat menu pempek bintuk, sepertinya lebih enak, karena menggunakan bahan ikan tenggiri. Dengan Edy, aku gayeng berdiskusi tentang makanan, kebetulan aku juga punya pengalaman usaha “Bakso Kikil Barokah”, jadi, kami klop saling tukar pendapat….Lumayan hari ini banyak pelajaran aku peroleh dari dua nara sumber yang berbeda: satu di Jakarta, yang satu lagi di India…..
Selesai mempersiapkan dummy CC dan berdiskusi dengan Ito dan Edy seharian dengan topik berbeda. Aku buka-buka situs, secara sengaja aku browsing di google: Cara Membuat E-Book, aku menemukan webnya Rama www.ramaditya.com. Ditulis dan diketik oleh Rama, Bagaimana mungkin? Lalu, kembali ke cuplikan tulisan ramaditya diatas, apa menariknya?Jelas sangat menarik,–Rama seorang tunanetra yang pintar main musik, games, bikin novel, bikin soundtrack film sampai bikin blog sendiri dan menjadi kurator perangkat gadget canggih terbaru. Membaca tulisan Rama, aku hanya bisa berucap: Subhanallah.
Dibawah ini aku kutip lagi tulisan Rama:
Suling! Siapa yang tak kenal dengan alat musik tiup yang satu ini? Suaranya lirih, bisa membuat hati jadi riang, pun sanggup mengiris jiwa hingga terluka.
Ada berbagai macam suling, tapi yang paling populer adalah RECORDER. Yang tak pernah ketinggalan pelajaran KESENIAN saat duduk di bangku SD dan SMP pasti juga tak pernah lolos dari kewajiban bermain recorder, harus memainkan lagu wajib, sekurang-kurangnya lagu Ibu Kita Kartini.
Namun, Recorder ternyata dapat dimainkan lebih merdu lagi, dan salah satunya adalah ketika saya memainkan dan mencipta musik video game dengan menggunakan Recorder.
Nah, berikut ini beberapa musik video game yang melodinya saya mainkan menggunakan Recorder. Silahkan menonton…!
After Burner (1987 Arcade Version)
http://video.google.com/videoplay?docid=-4773189530535686265&hl=en
Bagaimana Pendapat Anda?